Perpustakaan kami

Pendahuluan

Setelah tulisan saya Perpustakaan, sekarang dan nanti yang mengulas sekilas perpustakaan di kota Melbourne, Australia berselang 4 tahun silam, kali ini saya berkunjung ke perpustakaan di Yogya yang saya sebutkan dalam pengantar tulisan tersebut yang sekarang sudah selesai. Perpustakaan ini berada di dekat Jogja Expo Center.

Bahasan

Begitu pertama kali melihat gedungnya dari jauh, saya sangat terkesan karena gedung yang kelihatan megah dengan halaman rumput yang rapi dan terawat. Bayangan saya bahwa koleksi dalam perpustakaan ini akan sangat banyak dan menggoda untuk dibaca dan didalami. Ketika masuk menggunakan mobil, sayangnya terdapat kesan agak sulit untuk masuk karena jalan untuk masuk mobil sangat sempit (terutama ketika berbelok) dengan memutar halaman dengan jalan yang sangat pas untuk satu mobil. Bagi saya, akses masuk yang mudah akan mendorong pengunjung yang menggunakan mobil untuk datang lebih sering.

IMG_8726

Perpustakaan ini memberikan fasilitas locker yang dapat digunakan oleh pengunjung untuk menyimpan tasnya karena tas tidak diperbolehkan untuk dibawa kedalam ruang koleksi. Hal tersebut dapat dipahami untuk keamanan koleksi buku. Sayangnya, ketika banyak pengunjung yang datang, locker habis terpakai, dan pengunjung terkadang terpaksa menunggu pengunjung lain yang sudah selesai dan mengembalikan kunci locker karena meninggalkan tas diluar ruang koleksi tanpa pengawasan akan sangat berisiko.

Gedung perpustakaan ini memiliki fasilitas yang relatif lengkap seperti ruang koleksi umum, ruang referensi, buku Braille dalam ruangan tersendiri, ruangan untuk anak, musik, ruangan film 4D, dan sebagainya. Fasilitas tersebut sangat menarik mengingat kebutuhan pengunjung yang berbeda-beda dapat difasilitasi dalam satu tempat.

Karena saya hanya menggunakan ruang koleksi, maka kesan saya terhadap ruang koleksi adalah koleksi tersebut cukup lengkap. Menurut pendapat saya, akan lebih baik lagi apabila ruangan koleksi lebih luas sehingga dapat menampung koleksi yang lebih banyak. Bagi pelajar dan mahasiswa, banyak referensi akan semakin menambah insight terhadap suatu masalah yang sedang dikaji. Apabila perpustakaan menyediakan ragam referensi yang banyak, pengunjung akan mendapat motivasi lebih untuk mendatangi perpustakaan tersebut.

Ruangan koleksi perpustakaan menggunakan karpet, sehingga pengunjung akan sangat nyaman untuk membaca di lantai. Selain itu disediakan juga meja, kursi, sofa dan bean bag yang semakin menambah kenyamanan. Yang saya perhatikan bahwa banyak pelajar yang datang menunjukkan fasilitas tersebut sukses mendorong banyaknya pengunjung.

Bagi saya, agar bisa lama berada di dalam perpustakaan, dibutuhkan air minum misalnya air putih atau kopi. Sayangnya anda tidak diperkenankan membawa makanan dan minuman kedalam ruangan yang menurut saya logis karena akan sangat mudah mengotori karpet, dan mungkin juga koleksi buku. Namun, menurut pendapat saya, tanpa bolehnya minuman dibawa kedalam, pengunjung hanya akan bertahan di perpustakaan beberapa jam saja.

Perpustakaan di Melbourne

Mengulang kembali tulisan saya 4 tahun sebelumnya di blog ini, setingkat kecamatan mempunyai perpustakaan dengan fasilitas yang lumayan lengkap dan tersedia peminjaman VCD/DVD. Untuk perpustakaan kampus, apabila suatu buku tidak tersedia, maka dapat dipinjam dari kampus lain (bahkan beda negara) melalui permintaan peminjaman di situs perpustakaan kampus sendiri, dan mengambilnya bukunyapun cukup di perpustakaan kampus kita sendiri.

Pengunjung boleh membawa tas kedalam ruangan perpustakaan karena pengunjung tidak hanya ingin membaca koleksi perpustakaan saja, namun pengunjung juga banyak yang membawa buku milik sendiri. Dengan adanya beberapa buku dalam satu meja untuk dapat dibaca dan diperbandingkan, maka pemahaman atas suatu topik akan menjadi lebih mudah, dan tentunya ilmu akan berkembang.

Sangat lazim bagi pengunjung untuk membawa kopi atau air putih ke dalam ruangan perpustakaan. Melakukan riset tidak hanya cukup 1 (satu) jam atau 2 (dua) jam. Terkadang berminggu-minggu dan dilakukan seharian penuh. Tanpa adanya suatu minuman sembari membaca/riset, praktis konsentrasi akan berkurang dan bolak-balik keluar ruangan untuk minum dan masuk lagi, hanya akan mengganggu konsentrasi.  

Simpulan

Peningkatan kualitas bangsa ditentukan dari pendidikan yang tentunya salah satu faktor penting adalah pengetahuan yang sebagian besar didapat dari hasil gagasan, olah rasa dan penelitian yang banyak dituangkan dalam buku. Fasilitas yang cukup akan mendorong orang untuk gemar membaca sehingga bukan hanya baik bagi mereka, tapi juga bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Disclaimer: Hal tersebut diatas adalah pendapat pribadi saya yang boleh jadi belum tentu sama dengan pendapat anda.

 

Advertisements

1 Comment

Filed under Belajar

One response to “Perpustakaan kami

  1. Pingback: Perpustakaan di Sydney | Ramzil Huda's Weblog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s