PPN dan Pajak Penjualan (PPn)

Seringkali dalam berbagai tulisan ataupun interaksi dengan banyak orang tentang pajak, akronim “PPN” dipahami kurang tepat apabila dikaitkan dengan singkatan “PPn”. Banyak yag menganggap keduanya sama atau bahkan tidak mengerti kedua-duanya. Tulisan ini akan membahas kedua istilah dimaksud secara ringkas.

PPN

PPN adalah singkatan dari Pajak Pertambahan Nilai. Sesuai namanya, pajak ini dikenakan atas ‘pertambahan nilai’. Untuk memahaminya, kita bisa lihat mata rantai dari suatu produk. Misalnya baju, produk ini dihasilkan dari banyak mata rantai baik produksi maupun distribusi. Dari awal berupa kapas, kemudian pabrik pemintalan mengubahnya menjadi benang untuk selanjutnya diubah menjadi kain oleh pabrik tekstil dan diubah lagi menjadi baju oleh pabrik garmen. Setelah jadi baju, masih ada jalur distribusi hingga akhirnya produk tersebut tersedia untuk konsumen di toko baju.

Kembali ke ‘pertambahan nilai’, PPN sebenarnya hanya akan dikenakan pada tiap mata rantai tadi berupa tambahan nilai yang dimasukkan ke dalam produk. Produsen yang sudah membayar PPN ketika berproduksi akan mengalihkan beban tersebut pada pembeli sehingga PPN yang sudah dia bayar akan kembali utuh dengan mekanisme pengkreditan faktur pajak dan hanya menyetorkan selisihnya pada kas negara. Pada akhirnya, konsumen akhirlah yang menanggung semua pajaknya karena semua beban akan dialihkan oleh para pihak dalam tiap mata rantai tersebut.
Ilustrasi mata rantai dan PPN-nya bisa dilihat dari tabel sebagai berikut:

image
*ilustrasi diatas hanyalah peringkasan

Dari tabel tersebut dapat diambil simpulan sebagai berikut:
– bahwa pada akhirnya PPN akan dibayar seluruhnya oleh konsumen akhir atas pembeliannya ke toko baju sebesar 10% dari 70 yaitu sebesar 7.
– bahwa jumlah yang dibayarkan oleh produsen pada tiap mata rantai akan dialihkan ke mata rantai berikutnya. Dengan demikian, PPN pada produsen istilahnya hanya ‘numpang lewat’.
– bahwa nilai sebesar 70 adalah jumlah seluruh nilai tambah yaitu penambahan atas bahan baku, bahan pembantu, biaya produksi, biaya lainnya serta laba tiap mata rantai, dan PPN sebesar 7 adalah pajak atas seluruh nilai tambah.

PPn

PPn adalah singkatan dari Pajak Penjualan. Dalam jenis pajak ini, yang dikenakan pajak adalah transaksi penjualannya. Pajaknya dikenakan pada tiap transaksi dan tidak ada mekanisme pengurangan atas pajak penjualan yang sudah dibayar pada tahap perolehan bahan baku. Dengan demikian, maka secara teoritis akan timbul ‘cascading effect’ yaitu pajak akan terus bertambah pada tiap mata rantai pasokan dan pada akhirnya akan dibebankan pada harga jual.

Misalkan atas produk baju terdapat 5 (lima) mata rantai dari penjualan kapas, produksi benang, kain, baju, dan penjualan di toko baju, maka apabila PPn dikenakan sebesar 10%, jumlah total pajak yang akan dikenakan adalah sebesar 50% karena tidak adanya mekanisme pengurangan atas pajak yang telah dibayar pada mata rantai sebelumnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, maka tarif PPn dibuat sangat rendah agar tidak menimbulkan ‘deadweight loss’ yang akan merugikan perekonomian.
Negara yang menerapkan pajak ini adalah Amerika Serikat dengan menetapkan tarif sebesar 1 s.d. 10% tergantung negara bagiannya

Persamaan dan Perbedaan

Persamaan kedua istilah tersebut adalah bahwa baik PPN maupun PPn merupakan pajak tidak langsung, yaitu pajak tersebut dapat dialihkan bebannya kepada pihak lain.

Sementara itu, perbedaannya adalah objek pengenaan yaitu PPN dikenakan atas tambahan nilai sementara PPn dikenakan atas transaksinya yg berimplikasi pada mekanisme penghitungan.

Simpulan

Pada prinsipnya, kedua jenis pajak memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Pada praktiknya, mayoritas negara di dunia lebih banyak yang mengenakan PPN daripada PPn.

2 Comments

Filed under Belajar, PPN

2 responses to “PPN dan Pajak Penjualan (PPn)

  1. Tulisannya informatif Mas.😀

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s